Kamis, 21 Februari 2013

DEFINISI, TUJUAN DAN FUNGSI PARTAI POLITIK


DEFINISI, TUJUAN DAN FUNGSI PARTAI POLITIK perlu betul-betul bisa dipahami sehingga tindakan dalam kehidupan berdemokrasi dapat lebih terarah guna mengawal tegaknya demokrasi yang diharapkan.

Partai Politik terus merekrut calon-calon yang dianggap berpotensi untuk mendongkrak kinerja atau popularitas. Hingga artis pun ikut tergiur dengan tawaran kekuasaan yang ditawarkan partai politik. Apa definisi, tujuan dan fungsi partai politik itu sebetulnya? Tulisan kali ini akan menyimpulkannya dengan ringkas dan gamblang.  

Definisi Partai Politik

Dalam suatu organisasi, berbagai pihak yang sesungguhnya beragam dapat dikonsolidasikan dalam satu front. Prinsip inilah yang menjadi dasar pendapat mengapa partai politik memiliki peran penting dalam proses dinamika pelembagaan demokrasi. Proses pelembagaan demokrasi akan sangat ditentukan oleh pelembagaan organisasi partai politik sebagai bagian dari sistem demokrasi itu sendiri (Asshiddiqie, 2006). Di sisi lain, terdapat pula pandangan skeptis dan kritis yang melihat partai politik tidak lebih dari kendaraan politik bagi sekelompok elite yang berkuasa atau yang ingin berkuasa.

Tujuan Partai Politik

 Tujuan parpol adalah untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan guna melaksanakan /mewujudkan program-program yang telah mereka susun sesuai dengan ideologi tertentu.  

Fungsi Partai Politik 

Dalam Asshiddiqie (2006) disebutkan, menurut Andrew Knapp fungsi partai politik mencakup antara lain:

1) Mobilisasi dan integrasi,
2) Sarana pembentukan pengaruh terhadap perilaku memilih,
3) Sarana rekruitmen pemilih, dan
4) Sarana elaborasi pilihan-pilihan kebijakan,

Menurut Budiardjo (2003),ada empat fungsi partai politik, yaitu komunikasi politik, sosialisasi politik, rekruitmen politik dan pengelolaan konflik.  

1) Sarana Komunikasi Politik

Partai politik bertugas menyalurkan beragam aspirasi masyarakat dan menekan kesimpangsiuran pendapat di masyarakat.

2) Sarana Sosialisasi Politik 

Dalam usahanya untuk memperoleh dukungan luas masyarakat, partai politik akan berusaha menunjukkan diri sebagai pejuang kepentingan umum.  

3) Sarana Rekruitmen Politik

Partai politik memiliki fungsi untuk mencari dan mengajak orang yang berbakat untuk aktif berpolitik sebagai anggota partai politik tersebut (political recruitment).  

4) Sarana Mengelola Konflik:

Partai politik bertugas mengelola konflik yang muncul di masyarakat sebagai suatu akibat adanya dinamika demokrasi, yang memunculkan persaingan dan perbedaan pendapat. Demikian definisi, tujuan dan fungsi partai politik di Indonesia.

Demokrasi di Indonesia terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Jumlah partai politik terus mengalami perubahan dalam setiap pemilu untuk mencari efisiensi dan efektifitas dalam sistem politik dan sistem pemilu.

Artikel Terkait Pendidikan Politik Indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar